Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Pawai Malam Takbiran Idul Adha 1447 Hijriah
Bupati Berau saat melepas peserta pawai malam takbiran Idul Adha di depan Masjid Agung Baitul Hikmah. (foto : sep/fn)
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Walaupun
sempat di warnai hujan yang mengguyur Kota Tanjung Redeb, Selasa (26/5/2026), acara
malam takbiran Idul Adha 1447 Hijriah yang di lepas Bupati Berau Sri Juniarsih
Mas tetap berjalan lancar dengan dihadiri ribuan masyarakat yang penuh
antusias.
Kegiatan yang
dipusatkan di depan Masjid Agung Baitul Hikmah itu berlangsung meriah dan
khidmat. Lantunan takbir menggema di sepanjang jalan, berpadu dengan semangat
warga yang tetap bertahan menyaksikan iring-iringan kendaraan pawai meski hujan
turun cukup deras.
Masyarakat tampak
hadir bersama keluarga dan kerabat untuk menikmati suasana malam takbiran.
Deretan kendaraan peserta pawai yang dihias dengan nuansa Islami dan lampu
warna-warni menambah semarak suasana Kota Tanjung Redeb.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Berau Gamalis, Wakil Ketua II DPRD Berau Sumadi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutannya,
Sri Juniarsih mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur karena masih
diberikan kesempatan bertemu kembali dengan bulan Dzulhijjah yang penuh
keberkahan dan kemuliaan.
“Alhamdulillah, malam
ini kita kembali dipertemukan dengan bulan Dzulhijjah. Bulan yang penuh
keutamaan dan menjadi momentum bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri
kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia menjelaskan, di
dalam bulan Dzulhijjah terdapat Hari Arafah yang memiliki banyak keistimewaan
bagi umat Islam. Hari tersebut merupakan momen ketika jutaan jamaah haji dari
berbagai penjuru dunia melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Menurutnya, Hari Arafah
memiliki banyak keutamaan, salah satunya pengampunan dosa setahun yang lalu dan
setahun yang akan datang.
“Untuk itu saya
mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai malam takbiran ini dengan
memperbanyak takbir, tahmid, dan zikir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah
SWT,” katanya.
Sri Juniarsih juga
mengingatkan pentingnya meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail
AS dalam menjalankan perintah Allah SWT melalui ibadah kurban. Ia mengajak
masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban sesuai syariat Islam, dengan penuh
hikmah, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak berlebihan.
“Iduladha mengajarkan
kita tentang keikhlasan, kepedulian, dan pengorbanan. Semoga nilai-nilai itu
dapat terus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Pada kesempatan
tersebut, ia juga mengajak masyarakat mendoakan para jamaah haji yang sedang
menjalankan ibadah di Tanah Suci agar diberikan kesehatan dan kelancaran hingga
kembali ke tanah air.
Selain itu, Sri
Juniarsih turut berpesan kepada seluruh peserta pawai untuk tetap menjaga
ketertiban dan keselamatan selama berada di jalan raya.
“Tetap berhati-hati, patuhi aturan lalu lintas, dan utamakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” pesannya.
Meski hujan terus
mengguyur sepanjang kegiatan, semangat masyarakat Berau tidak surut. Gema
takbir yang berkumandang di tengah cuaca malam yang dingin menjadi simbol
kuatnya kebersamaan dan kecintaan warga Berau dalam menyambut Hari Raya
Iduladha 1447 Hijriah. (sep/FN/Advertorial)